Firman Allah SWT tentang keadilan dalam Al-Quran, Islam adalah agama yang memberi inspirasi kepada umatnya untuk menjalani kehidupan dari sekecil-kecil masalah sehari-hari hingga kepada masalah masa depan yang paling kompleks.
Ini mungkin kerana, seperti yang didakwa oleh seorang ulama terkenal bernama Karen Armstrong, Islam adalah doktrin yang bukan sahaja bersifat estetik tetapi juga rasional. Sebagai contoh, kitab suci Al-Qur’an mendorong umat Islam untuk maju dalam bidang sains.
Justeru, menurutnya, Islam sentiasa mengajak umatnya beriman kepada Allah melalui fenomena alam sains dan bukannya melalui mukjizat ghaib. Dalam Yusuf ayat 6 Allah berfirman:
Ads
Maksudnya: “Dalam pergantian malam dan siang, dan dalam apa yang Allah ciptakan di langit dan bumi, benar-benar terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang bertaqwa (yang menyadari kehadiran-Nya).”
Salah satu prinsip utama Islam ialah menegakkan keadilan. Keadilan dalam apa jua keadaan, daripada mempertahankan keadilan sosial, ekonomi dan politik kepada keadilan alam sekitar.
Ads
Bersikap Adil Meskipun Memberatkan Orang Terdekat (QS. An-Nisa ayat 135)
Maksudnya: “Wahai orang-orang yang beriman, jadilah kamu penegak keadilan dan saksi karena Allah, walaupun kesaksian itu memberatkan dirimu sendiri, ibu bapakmu, atau kerabatmu. Jika dia (yang diberatkan dalam kesaksian) kaya atau miskin, Allah lebih layak tahu (kemaslahatan) keduanya. Maka, janganlah kamu mengikuti hawa nafsu karena ingin menyimpang dari kebenaran. Jika kamu memutarbalikkan (kata-kata) atau berpaling (enggan menjadi saksi), sesungguhnya Allah Maha Teliti terhadap segala apa yang kamu.”
Dilarang Berlaku Tidak Adil Karena Rasa Benci (QS. Al-Maidah: 8)
Maksudnya: “Wahai orang-orang yang beriman, jadilah kamu penegak (kebenaran) karena Allah (dan) saksi-saksi (yang bertindak) dengan adil. Janganlah kebencianmu terhadap suatu kaum mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlakulah adil karena (adil) itu lebih dekat kepada takwa. Bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Teliti terhadap apa yang kamu kerjakan.”
Ads
Allah adalah Hakim Paling Adil (QS. Al An’am: 114)
Maksudnya: “Maka, apakah (pantas) aku mencari selain Allah sebagai hakim, padahal Dialah yang menurunkan Kitab (Al-Qur’an) kepadamu (dengan penjelasan) secara terperinci? Orang-orang yang telah Kami anugerahi Kitab Suci mengetahui (bahwa) sesungguhnya (Al-Qur’an) itu diturunkan dari Tuhanmu dengan benar. Maka, janganlah sekali-kali kamu termasuk orang-orang yang ragu.”
Allah sebagai Al-Hakam, Maha Pengatur dan Pencipta yang Adil (QS. Al A’raf: 54)
Maksudnya: “Sesungguhnya Tuhanmu adalah Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, kemudian Dia bersemayam di atas ʻArasy) Dia menutupkan malam kepada siang yang mengikutinya dengan cepat. (Dia ciptakan) matahari, bulan dan bintang-bintang tunduk kepada perintah-Nya. Ingatlah, hanya milik-Nyalah segala penciptaan dan urusan. Maha melimpah anugerah Allah, Tuhan semesta.”
Allah Menurunkan Kitab Suci dan Mengutus Rasul untuk Mengajarkan Keadilan (QS. Al-Hadid: 25)
Maksudnya: “Sungguh, Kami benar-benar telah mengutus rasul-rasul Kami dengan bukti-bukti yang nyata dan Kami menurunkan bersama mereka kitab dan neraca (keadilan) agar manusia dapat berlaku adil. Kami menurunkan besi yang mempunyai kekuatan hebat dan berbagai manfaat bagi manusia agar Allah mengetahui siapa yang menolong (agama)-Nya dan rasul-rasul-Nya walaupun (Allah) tidak dilihatnya. Sesungguhnya Allah Maha Kuat lagi Maha Perkasa.”
Untuk info gaya hidup, kerohanian, tip kecantikan dan kesihatan terkini. Jangan lupa ikuti kami di Telegram rasmi Hijabista. Klik di sini.
Tampil #1 on top dengan fashion muslimah terkini di HIJABISTA!
Download sekarang di
Kata orang melentur buluh biar dari rebungnya. Begitu juga bagi selebriti popular Yatt Hamzah yang turut mengajar anak perempuannya untuk berhijab walaupun usia masih muda. Perkongsian Yatt ini ditulis di laman instagramnya mengenai kepentingan berhijab yang boleh dijadikan panduan buat golongan ibu dan anak. Ada 4 cara yang digunakan oleh selebriti ini dalam mendidik anak perempuan yang masih kecil untuk berhijab.
Posting Yatt Hamzah ini adalah sempena hari Hijab sedunia yang disambut minggu lalu.
“Mak-mak, ibu-ibu, mama-mama di luar sana didik anak pakai hijab sejak umur berapa? Macam mana cara yang betul mula kenalkan dorang dengan hijab atau tudung?
“Sempena World Hijab Day 1 Februari, didiklah anak-anak perempuan mengenal dan memakai hijab sejak awal, jadi mereka takkan kekok dah besar nanti.
“Takpelah awal-awal tu anak-anak tak selesa, panas, asyik buka pakai dan macam-macam kerenah lagi..Layankan je..Jangan paksa tapi pujuk..In shaa ALLAH lama kelamaan dorang akan faham dan biasa. Lama kelamaan mereka tak boleh tak pakai hijab bila keluar.
“Bukan setakat hijab, mereka akan rasa malu tak tutup aurat yang lain. Mereka akan malu nak pakai baju dan seluar ketat, baju singkat dan seksi, baju tak tutup punggung, semua ni mereka akan tolak dengan sendiri bila kita sebagai ibu yang didik mereka dari awal untuk menutup aurat dengan betul. Kan meluntur buluh biar dari rebungnya.
“Jangan harap nak anak solehah jika mak tak solehah dulu dan ajarkan anak-anak contoh wanita solehah.
“Anak-anak akan lebih cepat tiru apa mak buat, pakai dan cakap dari dengar nasihat. So tunjuklah contoh yang baik.
“Anak saya Kak Nia @sucihananiamalika mula berhijab pada umur tiga tahun tapi ON OFF. Bila sudah mula bersekolah iaitu pada usia lima tahun barulah dia berhijab penuh.
“Kadang-kadang, saja dia akan buka (dalam kereta atau rumah saudara) jika terlalu lama memakainya dan mula berpeluh.
“Susah tak nak ajar Kak Nia berhijab? Tak susah sangat sebab dia suka tengok bondanya bersiap melawa depan cermin dengan macam-macam shawl, hijab dan mekap. Jadi dia tiru sajalah.
“Anak-anak perempuan memang mudah ikut apa saja pemakaian maknya. Dari baju, hijab, kasut hinggalah ke beg tangan dan mekap!. So, kerja jadi mudah bila mereka ikut penampilan kita setiap hari.
“Alhamdulillah anak saya mudah dibentuk dan faham tentang kewajiban menutup aurat sejak kecil.
“Sangat penting kita fahamkan mereka KENAPA WAJIB BERHIJAB? Bukan sekadar suruh mereka pakai hijab sebab mak dan nenek mereka pun pakai. Atau kerana wanita Muslim memang kena pakai hijab, tapi lebih afdal kita terangkan tentang indahnya berhijab sebagai syariat yang ALLAH perintahkan.
“Ceritalah pada mereka tentang dalil, syurga dan neraka, pasti mereka suka.
Perkongsian yang dimuat turut dua hari lepas ini hampir 1.7K like dan mendapat komen postif dari followernya.
Wanita ini dilahirkan dengan sifat yang tersendiri. Ada yang pendiam, peramah, kasar dan ada juga yang keras kepala. Apa sahaja yang dia cakap betul dan tiada orang boleh melawan keputusannya. Malah mereka yang jenis begini sukar untuk dikawal kerana segala kemahuannya mesti dituruti.
Jom semak sifat sebenar wanita jenis keras kepala ini dan mereka ini sebenarnya adalah calon terbaik untuk dijadikan seorang isteri
Wanita keras kepala benar-benar tahu apa yang dia mahu dan mempunyai kemahuan besar untuk meraihnya. Ia tegas dengan apa yang dirasakannya dan apabila hal tersebut menyangkut pada orang-orang yang dicintainya, ia tidak akan muda menyerah. Jatuh cinta pada wanita keras kepala bermakna ia juga akan keras kepala dalam mencintai anda. Ia akan tetap mencintai anda dengan maksimum.
Wanita adalah makhluk yang penuh dengan emosi. Hal terbaik dari wanita keras kepala adalah ia dapat mengawal emosinya. Ia tahu betul apa yang membuatnya bersemangatdan akan berjuang mati- matian untuk terus mendapatkannya. Berkaitan dengan wanita keras kepala ertinya adalah anda akan merasakan pelbagai emosi, kerana wanita keras kepala adalah seorang yang sangat emosional, dalam cara yang positif.
Kadang-kadang, orang lain lebih tahu yang terbaik untuk diri anda, berbanding diri anda sendiri. Ia akan berjuang untuk anda ketika ia tahu apa perkara yang baik untuk anda. Ia tidak kenal lelah ketika hal itu berkaitan dengan kesihatan, keselamatan, dan kebahagiaan anda.
Ia tidak akan menyingkir dan membuat anda menghancurkan diri sendiri. Sebaliknya, ia akan menjadi salah satu orang yang terus mencari cara untuk mencintai anda dan membuat anda lebih mencintai diri sendiri.
Seorang wanita bersifat keras kepala kerana ada alasannya. Mungkin kerana ia telah berjuang begitu keras untuk sesuatu yang dimilikinya sekarang, atau pernah memperjuangkan sesuatu yang tidak mudah. Apa pun alasannya, ia keras kepala kerana suatu tujuan. Ia adalah seorang wanita yang kuat dan akan menjadi seorang tabah terhadap hal yang diinginkannya. Hal ini tidak hanya akan memberi inspirasi kepada anda, namun juga membuatnya menjadi pasangan yang hebat untuk anda.
Wanita ini bukan jenis yang tunduk patuh. Ia bukan orang yang akan menurut kepada anda kerana takut, kasihan, atau lemah. Wanita ini mempunyai pilihannya sendiri dan menjaganya tetap jelas untuk anda. Apabila ia tidak sependapat dengan anda, ia akan mengatakannya kepada anda, dan ia akan memberikan anda sebuah kejujuran.
Ia adalah orang yang keras kepala, termasuk membuat beberapa konflik. Namun, siapa yang ingin jatuh cinta kepada orang yang selalu menurut? Tentu saja, tarikh dengan wanita keras kepala bermakna banyak perkara akan menjadi sukar, namun itulah seninya, ia membuat semua perkara kelihatan mengghairahkan, rumit, dan nyata.
Kadang-kadang, anda boleh berbalah, namun satu perkara tentang wanita keras kepala adalah ia sangat pandai dalam perbalahan. Kerana sifat keras kepalanya, ia dapat mengetahui cara untuk melihat di sudut pandang yang berbeza. Tentu saja, ia berlangsung pada perasaannya sendiri, namun bukan bermakna ia tidak akan mempertimbangkan perspektif anda. Ia mungkin tidak selalu bersetuju dengan anda, namun ia berlangsung pada apa yang dipercayainya, dan dunia anda akan berputar-putar. Inilah yang terpenting.
Untuk menjadi orang yang keras kepala, anda harus merasa percaya diri terhadap apa yang anda percaya dan bertahan dengan hal tersebut. Dan seorang wanita dengan kepercayaan diri itu seksi.
Ia keras kepala dan emosional, yang bermakna ia mempunyai keinginan dan impiannya sendiri. Keinginan dan impian inilah yang membuat ghairah, termasuk anda. Ia bukanlah orang yang akan menyerahkan segala hal pada nasib. Ia akan berjuang untuk anda dan memberikan hubungan yang luar biasa.
Ia keras kepala untuk anda, bahkan ia akan membuat anda menjadi keutamaan utama. Ia akan tetap mencintai anda, bahkan ketika ia marah atau anda membuatnya kecewa. Dan kerana ia keras kepala, ia tidak akan berputus asa untuk anda.
Seorang wanita keras kepala akan membuat anda kagum. Ia sering tidak sependapat, namun wanita ini akan mencintai anda sepenuh hati. Gila, bukan? Tidak ada salahnya untuk mencari seseorang yang akan membuat anda gila, dalam cara yang positif.
Seringkali ada saudara atau rakan-rakan yang pergi menunaikan haji/umrah ramai di kalangan kita akan mengirimkan doa kepada mereka. Ada bermacam-macam doa dikirimkan dengan harapan moga-moga doa itu dimakbulkan oleh Allah.
Namun ada pendapat yang mengatakan tidak perlu mengirimkan doa kerana individu itu sendiri boleh berdoa sendiri tanpa mengirimkan doa. Sejauh manakah kebenarannya?
Berikut ulasan daripada Mufti Wilayah seperti yang dipetik dari laman web rasmi Pejabat Mufti Wilayah Persekutuan.
SOALAN:
Assalamualaikum Ustaz, sesetengah orang kirim supaya berdoa di tanah suci, yang manakah lebih baik sama ada berdoa sendiri di Malaysia atau minta orang doakan di tanah suci ?
JAWAPAN:
Alhamdulillah segala puji dan syukur kepada Allah S.W.T. Selawat dan salam kami panjatkan ke atas junjungan besar Nabi Muhammad S.A.W, para isteri dan keluarga baginda, para sahabat yang mulia, seterusnya golongan yang mengikuti jejak langkah baginda sehingga hari kiamat.
Perbuatan berdoa adalah suatu ibadah yang sangat dituntut di dalam Islam. Terdapat banyak nas yang sahih daripada al-Quran dan juga al-Sunnah yang menerangkan tentang kepentingan berdoa kepada Allah S.W.T.
Di antaranya adalah sebuah hadis yang diriwayatkan oleh An-Nu’man bin Basyir R.A bahawa Rasulullah S.A.W bersabda:
الدُّعَاءُ هُوَ الْعِبَادَةُ
Maksudnya: Berdoa itu adalah suatu ibadah.
Kemudian baginda membaca firman Allah S.W.T:
وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ
Maksudnya: Dan telah berkata Tuhan kamu: “Berdoalah kamu semua kepada-Ku nescaya Aku akan memustajabkan buat kamu”. Riwayat Abu Daud (1479)
Berdasarkan hadis dan ayat di atas, berdoa itu bukan sekadar suatu ibadah, bahkan ia merupakan suatu perintah dari Allah S.W.T buat sekalian para hamba-Nya untuk berdoa kepada-Nya. Bukan sekadar itu, Allah S.W.T turut memberikan jaminan bahawa Dia akan memustajabkan sebarang permintaan hamba-Nya. Hal ini secara jelas menggambarkan peri pentingnya ibadah doa, sehingga menjadi suatu arahan dan tuntutan kepada seseorang hamba untuk melakukannya.
Imam al-Hafiz Ibn Kathir Rahimahullah apabila menafsirkan ayat ini, beliau menukilkan kata-kata Imam Sufyan al-Tsauri: ‘’Wahai hamba-hamba yang paling dicintai-Nya, adalah mereka yang meminta kepada-Nya dan banyak permintaannya. Dan golongan yang dimurkai Allah dari kalangan hamba-Nya adalah mereka yang tidak meminta kepada-Nya’’.
Beliau juga turut menukilkan kata-kata penyair: ‘’Allah itu murka sekiranya kamu tidak meminta (berdoa) kepada-Nya. Manakala anak Adam (manusia) itu, berasa marah apabila diminta sesuatu (darinya)’’. Lihat Tafsir al-Quran al-Azhim, Ibn Kathir (7/156).
Berdoa juga turut mempunyai beberapa adab dan juga keadaan-keadaan tertentu yang membantu untuk ianya dimustajabkan Tuhan. Kami nyatakan perincian sebahagian daripada adab dalam berdoa seperti berikut:
Pertama: Berdoa Dengan Penuh Harap Dan Yakin
Di antara adab berdoa, seseorang itu perlulah meminta kepada Allah S.W.T dalam keadaan dirinya bersangka baik dengan-Nya agar permintaan itu dimustajabkan. Demikian juga, seseorang itu perlulah berdoa dalam keadaan penuh harap (agar doa dimustajabkan) dan juga perasaan takut (dari doa tertolak). Ini berdasarkan firman Allah S.W.T:
Maksudnya: Sesungguhnya mereka itu (para Nabi) sentiasa bersegera dalam melakukan perkara kebaikan. Dan mereka berdoa kepada Kami dalam keadaan penuh harap dan rasa takut. Surah al-Anbiya’ (90)
Ayat di atas ini sebelumnya menceritakan berkenaan beberapa orang para Nabi dan juga permintaan yang mereka lakukan. Nabi Ayyub A.S. berdoa kepada Allah S.W.T untuk memberikan kesembuhan kepada penyakit yang menimpanya, lalu Allah mustajabkan. Nabi Yunus A.S berdoa supaya diselamatkan dari musibah yang menimpa dirinya saat berada di dalam perut ikan nun, kemudian Allah mustajabkan doanya.
Berikutnya, Nabi Zakaria A.S juga berdoa supaya dikurniakan zuriat, lalu Allah S.W.T memustajabkannya dengan mengurniakan Nabi Yahya sebagai anak. Ketiga-tiga para Nabi ini dimustajabkan doa mereka kerana berdoa dalam keadaan penuh harap dan takut kepada Allah S.W.T.
Begitu juga berdasarkan sebuah hadis daripada Abu Hurairah R.A bahawa Rasulullah S.A.W bersabda:
Maksudnya: Berdoalah kepada Allah dalam keadaan kamu yakin bahawa ianya akan dimustajabkan. Dan ketahuilah kamu bahawa Allah S.W.T tidak akan memustajabkan doa yang datang daripada hati yang lalai lagi alpa. Riwayat al-Tirmizi (3479)
Kedua: Memuji Tuhan Sebelum Berdoa
Di antara adab dalam berdoa adalah dengan memuji Allah S.W.T sebelum meminta sebarang hajat. Hal ini sebagai contoh mudahnya adalah dengan melihat kepada bacaan surah al-fatihah yang dibacakan oleh seseorang. Ia berdasarkan sebuah riwayat yang panjang daripada Abu Hurairah R.A beliau berkata bahawa Rasulullah S.A.W menceritakan berkenaan bacaan al-Fatihah di dalam solat. Lalu Allah S.W.T membahagikan solat kepada dua bahagian, untuk diri-Nya dan untuk para hamba-Nya.
Jelas dalam surah al-Fatihah, terdapat 5 pujian daripada ayat pertama hinggalah ke ayat yang ke lima kepada Allah S.W.T. Kemudian pada ayat yang keenam, ia diikuti dengan permintaan atau doa yang pertama iaitu:
اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ
Maksudnya: Berilah kami hidayah kepada jalan yang lurus. Surah al-Fatihah (6)
Demikian juga seperti yang difirmankan oleh Allah S.W.T di dalam al-Quran yang menceritakan berkenaan doa Nabi Ibrahim A.S, baginda memulakan dengan katanya:
Maksudnya: Dialah Tuhan yang telah menciptakan aku maka Dia jugalah yang memberikan petunjuk. Dialah Tuhan yang memberi makan dan minum kepadaku. Dan apabila aku sakit, maka Dialah yang memberikan kesembuhan. Dan Dialah Tuhan yang mematikan aku kemudian menghidupan semula (diriku). Dan Dia jugalah Tuhan yang sangat aku harapkan supaya Dia mengampunkan kesalahan-kesalahanku pada hari akhirat.
Surah al-Shu’ara (78 – 82)
Kesemua ungkapan di atas ini, jika diteliti ia adalah suatu puji-pujian seorang hamba kepada Tuhannya. Maka Nabi Ibrahim A.S tidak terhenti sekadar lima pujian ini, bahkan baginda menyambungnya dengan lima buah permintaan kepada Allah S.W.T melalui firman-Nya:
Maksudnya: Tuhanku, berilah hikmah kepadaku dan golongkanlah diriku bersama dengan orang-orang yang soleh. Berilah kepadaku lisan yang benar buat orang-orang yang terkemudian. Dan jadikanlah aku di antara mereka yang mewarisi syurga al-na’im. Dan ampunkanlah bapaku, sesungguhnya dia tergolong dalam kalangan mereka yang tersesat. Dan janganlah Kau hinakan aku pada hari kebangkitan. Surah al-Syu’ara’ (83-87)
Justeru, dapat kita fahami bahawa petunjuk qurani di dalam berdoa adalah dengan memulakannya dengan ucapan pujian-pujian kepada Allah S.W.T.
Berdoa Di Tanah Suci
Berdoa di tanah haram tidak dinafikan mempunyai beberapa kelebihan dan keutamaannya yang tertentu. Kami kongsikan kenyataan Imam Ibn Rajab al-Hanbali Rahimahullah di dalam kitabnya Lathaif al-Ma’arif (Hlm. 269) yang berkata:
Ketahuilah bahawasanya penggandaan pahala bagi setiap amalan itu berlaku dengan beberapa sebab seperti berikut:
Pertama: Kemuliaan tempat yang dilakukan padanya amalan tersebut, seperti tanah haram. Oleh kerana itulah solat di dalam dua masjid Makkah dan juga Madinah itu dilipatgandakan ganjarannya. Sebagaimana yang telah sabit di dalam sebuah hadis yang sahih daripada Nabi S.A.W baginda bersabda:
Maksudnya: Solat di dalam masjidku ini (Masjid Nabawi) adalah lebih baik berbanding 1000 solat – atau menyamai 1000 solat – berbanding masjid-masjid selainnya, kecuali Masjid al-Haram. Riwayat Muslim (1394)
Justeru, hal ini jelas menunjukkan bahawa ibadah yang dilakukan di tanah haram itu dilipatgandakan ganjaran pahalanya, dan termasuklah dalam perbuatan ibadah itu adalah doa yang dilakukan oleh sesorang itu di dalam tanah haram.
Kesimpulan
Sebagai penutup, kami berpendapat bahawa perbuatan meminta orang lain yang terpilih di sisi Allah S.W.T untuk menunaikan ibadah di Tanah Haram agar mendoakan kebaikan kepada kita yang tidak berada di sana, yang lebih makruf di sisi uruf masyarakat kita dengan perbuatan mengirimkan doa, hukumnya adalah dibolehkan.
Kami kongsikan sebuah riwayat daripada Saidina Umar al-Khattab R.A bahawa beliau pernah meminta izin kepada Nabi S.A.W untuk menunaikan umrah, lalu baginda mengizinkannya dan berkata kepada Umar:
لاَ تَنْسَنَا يَا أُخَىَّ مِنْ دُعَائِكَ
Maksudnya: Jangan lupakan kami wahai saudaraku dari doa kamu. Riwayat Abu Daud (1498)
Kami juga menambah, dalam masa yang sama kita sendiri turut tidak mengabaikan doa sendiri di negara kita, dengan meraikan adab-adab berdoa yang telah kami nyatakan. Semoga dengan pencerahan ini sedikit sebanyak memberikan kefahaman yang jelas kepada kita semua dalam beragama.
Ketahui batas kecantikan Muslimah dalam berhias, solekan, tudung, minyak wangi, aksesori dan trend kecantikan agar penampilan kekal selari dengan syariat.