Bagi umat Islam, berdoa, bersedekah, hingga memakan buah-buahan seperti kurma ataupun madu menjadi salah satu sunnah Nabi Muhamamd SAW agar terhindar dari pelbagai macam penyakit. Kurma merupakan salah satu makanan yang dianjurkan oleh Rasulullah untuk menjaga stamina dan kesihatan tubuh.

Kurma Ajwa atau dikenal dengan kurma Aliyah, menurut Imam Ibnu Qayyim,  merupakan kurma terbaik dari seluruh jenisnya. Bentuknya padat, agak keras dan kuat, namun kurma yang paling lazat, paling harum, dan paling empuk.

IKLAN

Sebagaimana Hadits aosulullah, Kurma Ajwa dianggap mampu menghidari seseorang dari bahaya racun dan sihir.

Dari Abu Huraira ra, ia berkata “ Rasulullah SAW bersabda, “Kurma Ajwah itu dari surga, di dalamnya tedapat penawar terhadap racun dan cendawan (kam’ah) adalah manni, sedangkan airnya adalah obat bagi mata,” (HR Imam At-Toirmidzi dalam Ath-Thib)

Dalam hadits lain, Aisyah RA, Nabi bersabda “Sesungguhnya dalam kurma ajwa dari daerah Aliyah ada obat atau itu Ajwa adalah anti racun di pagi hari.”(HR Muslim).

Amalkan Pengambilan 3 makanan ini dalam pengambilan makanan harian.

Dalam keadaan dunia dilanda satu wabak yang sangat berbahaya, anda dikehendaki menjaga sistem pemakanan agar imunisasi badan dapat melawan pelbagai penyakit. Jadikan 3 makanan sunnah rasulullah ini sebagai rutin pemakanan harian agar terhindar dari virus yang menular.

IKLAN

KURMA

Kurma sering dimakan oleh masyarakat Malaysia untuk berbuka puasa di bulan Ramadhan. Kurma dipercaya memiliki khasiat untuk kesihatan, menambah kadar gula darah dan mengubati katarak mata. Sedangkan sari kurma dianggap boleh untuk mengubati demam berdarah, melancarkan buang air besar, sakit tekak, dan insomnia. Sedangkan pasta kurma apabila dicampur dengan madu dapat dijadikan ubat untuk mengatasi diet.

BACA JUGA ARTIKEL INI: Ini Jadinya Dengan Badan Jika Ambil 3 Biji Kurma Setiap Hari Dalam Seminggu. Hasilnya Pasti Menggagumkan!

HABBATUS SAUDAH

Selain Kurma, Rasulullah juga memperkenalkan Habbatus Saudah atau biji hitam sebagai ubat kesihatan. Habbatus Saudah atau dikenal juga dengan sebutan jintan hitam dianggap oleh masyarakat sebagai ubat segala penyakit dan juga untuk menjaga sistem imun tubuh.

Dari Aisyah dari Khalid ibn Sa’id, ia berkata, “Kami keluar bersama Ghalib ibn Abjar, di jalan ia sakit. Saat sampai di Madinah ia masih sakit, Ibnu Abi Atiq menjenguknya lalu berkata kepada kami, ‘Mestinya kalian gunakan Habbatus Sauda ini, ambillah lima atau tujuh butir, tumbuklah, kemudian teteskanlah seperti minyak di sebelah sini dan di sebelah sini,” Aisyah pernah menceritakan kepadaku bahwa nabi Saw berkata, “Sesungguhnya Habbatus Saudah ini adalah obat segala penyakit, kecuali penyakit as-sam,” Aku bertanya, “Apakah as-sam itu?” Nabi menjawab, “Kematian.” (HR Bukhari).

Madu lebah

Madu merupakan makanan alkali (zat kimia yang menuetralisi asid atau membentuk garam), kerana mengandung potasium , sodium, kalsium, dan magnesium. Karena itu madu sangat berguna untuk menyeimbangkan kadar alkali dalam tubuh serta membersihkan tubuh dari zat asid yang menghilangkan kekuatan tubuh dan menyebabkan kelesuan.

Selain Jintan hitam dan Kurma, madu juga dianggap sebagai ubat alami untuh tubuh. Allah berfirman, “Dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah, buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di tempat yang dibuat manusia, kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang dimudahkan bagimu. Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia,” (QS An-Nahl ayat 68-69).