Hujan diantara salah satu nikmat yang diberikan oleh ALLAH SWT kepada seluruh umatnya. Hujan memberi banyak kemudahan kepada kita semua salah saunya dijadikan sebagai sumber air, cuaca yang sejuk dan selesa serta nikmat udara yang nyaman dikala hujan.

Sumber gambar: Morning Advertiser

Allah telah menurunkan hujan sebagai rahmat di saat diperlukan oleh seluruh makhluk. Allah Ta’ala berfirman (yang ertinya), 

“Dan Dialah Yang menurunkan hujan sesudah mereka berputus asa dan menyebarkan rahmat-Nya. Dan Dialah Yang Maha Pelindung lagi Maha Terpuji.” (QS. Asy Syuura: 28).

Di antara keberkahan dan manfaat hujan adalah manusia, haiwan dan tumbuh-tumbuhan sangat memerlukannya untuk keberlangsungan hidup, sebagaimana Allah Ta’ala berfirman (yang ertinya), 

“Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman?” (QS. Al Anbiya’: 30).

Kita sebagai umat Islam disarankan untuk membaca doa ataupun melakukan beberapa amalan baik sewaktu hujan uturn supaya mendapat kebaikan darinya.

Doa ketika turun hujan sebagai rasa syukur pada Allah

IKLAN

’Aisyah radhiyallahu ’anha berkata, ”Nabi SAW ketika melihat turunnya hujan, beliau mengucapkan, ”Allahumma shoyyiban nafi’an” [Ya Allah turunkanlah pada kami hujan yang bermanfaat]”.

Turunnya hujan, kesempatan terbaik untuk memanjatkan doa

Ibnu Qudamah dalam Al Mughni mengatakan, ”Dianjurkan untuk berdoa ketika turunnya hujan, sebagaimana diriwayatkan bahwa Nabi SAW bersabda, “Carilah doa yang mustajab pada tiga keadaan: Bertemunya dua pasukan, Menjelang solat dilaksanakan, dan Saat hujan turun.”

Doa ketika terjadi hujan lebat

Nabi SAW suatu saat pernah meminta diturunkan hujan. Kemudian ketika hujan turun begitu lebatnya, beliau memohon pada Allah agar cuaca kembali menjadi cerah. Nabi SAW berdoa, 

IKLAN

“Allahumma haawalaina wa laa ’alaina. Allahumma ’alal aakami wal jibaali, wazh zhiroobi, wa buthunil awdiyati, wa manaabitisy syajari 

Ertinya: Ya Allah, turunkanlah hujan di sekitar kami, bukan untuk meruosak kami. Ya Allah, turunkanlah hujan ke dataran tinggi, gunung-gunung, bukit-bukit, perut lembah dan tempat tumbuhnya pepohonan.

Doa ketika terjadi angin kencang

IKLAN

Dianjurkan bagi seorang muslim ketika terjadi angin kencang untuk membaca doa berikut sebagaimana yang disebutkan dalam hadits dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, Rasulullah SAW mengucapkan ketika itu, 

“Allahumma inni as-aluka khoirohaa wa khoiro maa fiihaa wa khoiro maa ursilat bihi, wa a’udzu bika min syarrihaa wa syarri maa fiiha wa syarri maa ursilat bihi.

Ertinya: Ya Allah, Aku memohon kepada-Mu baiknya angin ini dan kebaikan yang ada padanya, dan aku memohon kebaikan dari yang diutus dengannya. Aku berlindung kepada-Mu dari buruknya angin ini, dan keburukan yang ada padanya dan aku berlindung dari keburukan yang diutus dengannya.

Mengambil berkah dari air hujan

Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu berkata, ”Kami pernah kehujanan bersama Rasulullah SAW. Lalu Rasulullah SAW menyingkap bajunya hingga tersiram hujan.

Kemudian kami mengatakan, “Wahai Rasulullah, mengapa engkau melakukan demikian?” Kemudian Rasulullah SAW bersabda, “Kerana hujan ini baru saja Allah ciptakan.”

An Nawawi menjelaskan, “Makna hadits ini adalah hujan itu rahmat iaitu rahmat yang baru saja diciptakan oleh Allah Ta’ala. Oleh kerana itu, Nabi SAW bertabaruk (mengambil berkah) dari hujan tersebut.”