Bulan Ramadan adalah bulan yang ditunggu-tunggu oleh umat muslim di seluruh dunia. Meski saat ini dunia sedang berada dalam pandemik virus Corona Covid-19. Namun, perkara tersebut diharapkan tidak akan mengubah nikmatnya menjalani ibadah puasa di bulan Ramadan, juga tidak akan mengurangi keutamaan bulan Ramadan itu sendiri.

Selain melakukan beberapa upaya pencegahan terhadap penyebaran korona virus dalam situasi ini, manusia juga diharapkan untuk banyak-banyak berdoa. Bulan Ramadan memiliki banyak keutamaan salah satunya adalah bulan pengampunan dosa.

Di bawah ini ada 9 keutamaan bulan Ramadan, dari diturunkannya Al-Quran hingga malam lailatul qadar

1. Bulan Diturunkan Al-Quran

Keutamaan bulan Ramadan salah satunya adalah bulan Al-Quran atau syahrul Quran. Diturunkannya Al-Qur’an pada bulan Ramadan ini menjadi bukti nyata atas kemuliaan dan keutamaan bulan Ramadan.

Allah SWT berfirman yang memiliki erti,”Bulan Ramadan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an, sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan petunjuk tersebut dan pembezaan (antara yang benar dan yang batil)”. (QS. Al-Baqarah: 185).

2. Bulan Penuh Keberkatan

Keutamaan bulan Ramadan lainnya adalah bulan ini juga kerap disebut dengan bulan syahrun mubarak. Hal ini berdasarkan pada dalil hadits Nabi Rasulullah SAW yang memiliki erti,

“Sungguh telah datang kepada kalian bulan yang penuh barakah. Pada bulan ini diwajibkan puasa kepada kalian.” (HR. Agmad, An-NasaI dan Al-Baihaqi).

Dan juga bahawa setiap ibadah yang dilakukan di bulan Ramadan ini, maka Allah akan melipatgandakan pahalanya.

Selain itu di dalam bulan yang penuh dengan kemuliaan dan keberkahan ini, maka tidak hanya keberkahan di dalam menuai pahala, melainkan banyak keberkahan lainnya. Keutamaan bulan Ramadan juga ditinjau dari aspek ekonomi, di mana Ramadan memberi keberkahan ekonomi bagi para peniaga dan lainnya.

Sedangkan bagi fakir miskin, Ramadan membawa keberkahan tersendiri. Pada bulan Ramadan ini, seorang muslim digalakkan dan disunnahkan untuk berinfaq dan bersedekah di bulan Ramadan kepada mereka ini. Bahkan, diwajibkan untuk membayar zakat fitrah untuk mereka.

3. Bulan Penuh Pengampunan

IKLAN

Keutamaan bulan Ramadan juga sebagai kesempatan yang paling baik untuk penghapusan dosa-dosa. Hal ini menjadi keutamaan di bulan Ramadan. Bulan Ramadan adalah waktu yang baik untuk mengambil kesempatan bertaubat.

Nabi SAW bersabda yang ertinya:”solat lima waktu, Jumaat ke Jumaat dan Ramadan ke Ramadan menghapuskan dosa-dosa di antara masa-masa itu selama dosa-dosa besar dijauhi.” (HR. Muslim)

Dengan berpuasa pada bulan Ramadan ini, maka boleh menghapus dosa-dosa yang telah kita lakukan. Perkara ini sesuai dengan hadis Nabi SAW yang ertinya:

“Barangsiapa yang berpuasa Ramadan dengan penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah SWT, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu. (HR. Bukhari dan Muslim) Selain itu, solat tarawih yang dikerjakan pada setiap malam di bulan Ramadan juga dapat menghapus dosa-dosa yang telah lalu. Sebagaimana hadis Nabi SAW yang artinya: Barangsiapa yang berpuasa yang melakukan solat malam pada bulan Ramadan dengan penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah SWT, nescaya diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari dan Muslim)

4. Dibuka Pintu Syurga dan Tertutup Pintu Neraka

Keutamaan bulan Ramadan lain adalah bahawa pintu-pintu surga terbuka dan pintu-pintu neraka tertutup serta syaitan-syaitan diikat. Dengan demikian, Allah SWT telah memberi kesempatan kepada hamba-Nya untuk masuk syurga dengan ibadah dan amal shalih yang telah diperbuat pada bulan Ramadan.

5. Dilipatgandakan Pahala Pada Bulan Ramadan

Amalan-amalan pada bulan Ramadan akan dilipatgandakan pahalanya oleh Allah SWT, sesuai dengan sabda Rasulullah SAW yang artinya:

IKLAN

“Pahala umrah pada bulan Ramadan menyamai pahala ibadah haji.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Sedangkan keutamaan bulan Ramadan dalam riwayat yang lain juga disebutkan, pahala umrah pada bulan Ramadhan menyamai pahala ibadah haji bersamaku (Nabi).

Dalam riwayat lain juga disebutkan, Ibnu Rajab rahimahullah berkata, Abu Bakr bin Abi Maryam mengatakan bahwa banyak guru-gurunya yang berkata,

“Apabila telah tiba bulan Ramadan, maka perbanyaklah berinfaq, kerana infaq di bulan Ramadan dilipatgandakan bagaikan infaq di jalan Allah, dan tasbih di bulan Ramadan lebih utama daripada tasbih di bulan yang lain.”

6. Adanya Malam Lailatul Qadar

Keutamaan bulan Ramadan lainnya adalah dengan hadirnya malam penuh kemuliaan dan keberkatan di salah satu malam pada malam-malam terakhir dan ganjil di bulan Ramadan, iaitu malam Lailatul Qadar.

Di bulan Ramadan terdapat suatu malam yang lebih baik dari seribu bulan, iaitu Lailatul Qadar (malam kemuliaan). Pada malam inilah 10 hari terakhir di bulan Ramadhan adalah saat diturunkannya Alquranul Karim.

IKLAN

7. Bulan Ramadan Bahagian dari Rukun Islam

Allah SWT telah menjadikan puasa yang dilakukan pada bulan Ramadan sebagai rukun yang keempat dari rukun Islam.

Perkara ini tertulis dalam ayat al-Quran surat Al-Baqarah ayat 185:

“Bulan Ramadan adalah (bulan) yang didalamnya diturunkan al-Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan petunjuk tersebut dan pembezaan (antara yang benar dan yang bathil). Kerana itu, barang siapa di antara mereka yang menyaksikan (berada) di bulan itu, maka berpuasalah.”

Dalam hadis juga telah disebutkan, Ibnu Umar meriwayatkan bahwa Nabi SAW., bersabda: “Islam dibangun atas lima (rukun); Bersaksi bahwa tiada Tuhan yang berhak disembah melainkan Allah, dan sesungguhnya Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya, mendirikan solat, menunaikan zakat, berpuasa di bulan Ramadan, dan haji ke Baitullah.” (HR. Bukhari dan Muslim)

8. Doa di Bulan Ramadan Mustajabah

Keutamaan bulan Ramadan selanjutnya adalah doa yang dipanjatkan pada saat bulan Ramadan lebih mustajabah. Hal ini sesuai hadis Rasulullah SAW yang ertinya:

“Sesungguhnya Allah membebaskan beberapa orang dari api neraka pada setiap hari di bulan Ramadan, dan setiap muslim apabila dia memanjatkan doa maka pasti dikabulkan.” (HR. al-Bazaar, dari Jabir bin Abdillah. Al-Haitsami dalam Majma Az Zawaid mengatakan bahwa perawi hadis ini tsiqah (terpercaya).

Selain itu juga dipertegas dalam hadis lain. Rasulullah SAW, bersabda yang ertinya:”Tiga orang yang doanya tidak ditolak: orang yang berpuasa sampai ia berbuka, pemimpin yang adil, dan doa orang yang terzalimi.” (HR. at Tirmidzi).

9. Puasa Bulan Ramadan Pahalanya Senilai Puasa 10 Bulan

Abu Ayub Al-Anshary meriwayatkan hadist Rasulullah SAW bersabda yang ertinya:

“Barangsiapa yang berpuasa (pada bulan Ramadhan) kemudian diikuti puasa enam hari pada bulan Syawal, maka hal itu sama seperti puasa setahun.” (HR. Muslim)

Selain itu, juga ditegaskan dalam hadis Nabi yang lain. Imam Ahmad meriwayatkan, Nabi SAW bersabda:

“Siapa yang berpuasa pada bulan Ramadan, maka satu bulan sama seperti sepuluh bulan. Dan siapa yang berpuasa setelah itu, berpuasa selama enam hari sesudah Id (Syawal), sama nilainya dengan puasa penuh satu tahun.” (HR. Ahmad).